Selasa, 26 Mei 2009

5 Hal Sepele yang Membuat Anda Plus


Sebagai karyawan sudah semestinya Anda memahami apa saja hal-hal yang disukai dan tidak disukai pimpinan. Menyelesaikan tugas tepat waktu, tidak pernah bolos, memanfaatkan fasilitas dengan baik, tentu merupakan daftar hal yang disukai oleh pimpinan Anda.


Kalau Anda jeli ternyata ada juga hal-hal yang kelihatannya sepele tapi mempengaruhi penilaian pimpinan terhadap Anda.

Berikut 5 hal sepele tersebut:

1. Datang tepat waktu
Ingat, karyawan yang baik adalah karyawan yang selalu datang tepat waktu. Memang, pekerjaan yang mendesak dan dikejar tenggat waktu kadang membuat Anda terpaksa kerja lembur. Namun hal ini bukanlah alasan kuat untuk datang terlambat keesokan harinya. Kecuali jika pimpinan Anda memberi ijin untuk datang terlambat.

2. Bereskan meja Anda
Walau terlihat sepele, meja yang selalu tampak rapih dan bersih akan membuat pimpinan merasa nyaman melihat cara kerja Anda. Walau Anda ingin dianggap sibuk dengan menampilkan meja yang penuh kertas dan peralatan kerja, meja yang berantakan mengesankan Anda ‘teledor’ dan kurang bertanggung jawab.

3. Berpakaian yang pantas
Memang masing-masing orang memiliki gaya berpakaian masing-asing. Namun biasanya seorang pimpinan lebih menyukai cara berpakaian anak buah yang sopan, rapih, dan profesional. Sekalipun Anda bekerja di lingkungan yang memungkinkan Anda berpakaian bebas seperti di advertising, production house atau pers, hindari gaya berbusana yang seronok atau terlalu funky. Tampil modis boleh saja, asal jangan sampai menimbulkan kesan aneh pada penampilan Anda. Ingat gaya berpakaian mencerminkan kepribadian Anda.

4. Informatif dan inisiatif
Segera beritahu pimpinan tentang siapa saja yang menghubunginya sewaktu ia tidak di tempat dan sampaikan bahwa Anda sudah mengirim email penting padanya. Atau jika pimpinan ingin cuti, berinisiatiflah menawarkan apa saja yang dapat Anda tangani selama pimpinan tidak ada di tempat. Jangan lupa untuk menyampaikan hal-hal penting yang terjadi di kantor selama pimpinan tidak di tempat. Tindakan ini selain sebagai upaya untuk selalu komunikatif dengan pimpinan, juga merupakan upaya dalam rangka menjalin kerjsama yang baik dengan pimpinan.

5. Mandiri
Mengerjakan hal ringan seperti membersihkan komputer dan meja Anda yang berdebu serta mengambil air minum tanpa meminta bantuan office boy menandakan bahwa Anda orang yang tidak terlalu bergantung pada orang-orang yang semestinya membantu Anda. Jangan pernah berpikir bahwa Anda ‘terlalu tinggi’ untuk mengerjakan hal semacam itu.

Ingin tampil plus? Cobalah cara sederhana di atas. Semakin plus semakin Anda diperhitungkan di tempat kerja. Selamat mencoba dan sukses untuk Anda!
By ReNdrY

Bergaul di Lingkungan Kerja


Pergaulan di lingkungan kerja memang berbeda dengan pergaulan di luar lingkungan kerja. Pergaulan di luar kantor umumnya tidak bersifat formil. Karena anda tidak terikat dengan peraturan-peraturan dan prosedur baku. Sedangkan di kantor atau perusahaan, pergaulan lebih bersifat resmi. Apalagi di kantor ada tingkatan jabatan, mulai level terendah sampai level pimpinan.


Sehingga ada peraturan tak tertulis mengenai cara bergaul dengan masing-masing tingkatan. Tentu saja bergaul dengan bos berbeda bila dibanding bergaul dengan rekan sejawat. Begitu pula bergaul dengan bawahan. Terlebih di perusahaan yang sangat birokratis, seperti di pemerintahan, tata cara pergaulan menjadi sangat penting di banding pergaulan di lingkungan perusahaan yang lebih mementingkan kreativitas.


Tetapi nggak perlu bingung. Dimanapun anda berada, anda memang dituntut untuk pandai bergaul. Karena kepiawaian anda bergaul juga merupakan salah satu hal yang mendukung kesuksesan karir anda. Dalam hal ini di lingkungan kerja, anda tidak bisa bersikap sama rata terhadap semua orang. Cara anda menjalin hubungan dengan dengan setiap rekan di kantor sangat bergantung dari konsep diri anda di dalam lingkungan.


Tempatkan diri anda sesuai dengan posisi anda. Tentu saja terhadap bos anda harus memiliki sikap hormat dan respek. Tetapi bukan berarti anda tidak menghormati rekan selevel dengan anda. Karena pada intinya, kunci dalam pergaulan adalah saling menghormati dan menghargai. Sedangkan kepada level di bawah anda, anda juga tidak mesti minta dihormati. Jika anda bisa menghargai dan menghormati orang lain, apapun pangkat dan jabatannya, otomatis orangpun akan menaruh hormat pada anda.


Hanya saja anda bisa lebih santai jika bergaul dan bicara kepada rekan sejawat jika dibanding dengan bos. Terhadap bos atau orang-orang yang lebih tinggi tingkatannya dari anda, anda harus lebih menjaga tata krama dan kaidah yang berlaku, seperti cara bicara dan bertegur sapa. Sedangkan kepada bawahan, anda harus lebih menjaga wibawa tanpa kehilangan sikap familiar anda.


Semakin mampu anda menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, maka semakin mudah pula anda memenuhi tuntutan pergaulan dalam level manapun. Anda akan lebih rileks dalam menjalin hubungan dengan orang-orang di lingkungan kantor anda. Tentu saja ini menguntungkan anda bukan? Selain anda tidak kesulitan bergaul, anda pun memiliki banyak teman. Sehingga anda tidak akan merasa asing di lingkungan kerja anda sendiri. Dampaknya anda akan lebih 'enjoy' bekerja dan lebih bersemangat merintis karir.

By ReNdrY

Artikel Panduan Membuat Blog dalam 5 Menit

Cara membuat blog melalui WordPress:

1. Buka alamat http://www.wordpress.com/signup
2. Kemudian isi dengan :
• Username: Masukkan username/nama pengguna, sedikitnya 4 karakter. Bisa berupa huruf ataupun angka
• Password: Masukkan password/kata kuncinya, bisa huruf besar atau kecil, angka dan simbol seperti !”£$%^&(. Apabila password yang dimasukkan terlalu mudah ditebak maka biasanya akan disuruh mengulang kembali. Jadi usahakan passwordnya good atau strong di indikator password.
• Confirm: Masukkan kembali password tadi
• Email Address: Masukkan alamat email Anda. Jangan sampai salah memasukkan alamat email, karena email tersebut dipergunakan untuk menerima informasi penting mengenai blog yang Anda buat.
• Legal flotsam: Mengenai perjanjian pembuatan blog. Silahkan dicentang “I have read and agree to the fascinating terms of service.”
• Centang bagian Gimme a blog! (Like username.wordpress.com). Tapi biasanya sudah tercentang
• Klik “Next”
• Apabila gagal karena ada kesalahan silahkan perbaiki kembali
3. Akan ada halaman selanjutnya:
• Blog Domain : Isi dengan nama blog yang diinginkan misalnya: darmawanku.wordpress.com. Nama blog sedikitnya 4 karakter. Bisa berupa huruf ataupun angka. Hati2 karena nama blog tidak bisa diubah. Apabila nama blog sudah dipergunakan orang lain maka Anda akan disuruh mengulang kembali.
• Blog Title : Judul blog. Bisa diisi apa saja. Nantinya bisa diubah-ubah dalam settingan blog.
• Language : Pilih bahasa yang akan dipergunakan. Bisa bahasa Indonesia, Inggris atau lainnya. Sebaiknya memilih bahasa Indonesia saja.
• Privacy: Mengenai apakah blog Anda ingin masuk mesin pencari sepeti Google atau tidak. Centang untuk menampilkan blog Anda di mesin pencari. Biasanya blog baru akan tampil di Google dalam beberapa minggu setelah dibuat.
• Klik “Sign Up”, apabila berhasil kemudian akan ada halaman “Your Account Is Now Active“
• Apabila gagal karena ada kesalahan silahkan perbaiki kembali, biasanya kesalahan karena nama blog sudah dipergunakan orang lain.
4. Selesai. Blog Anda sudah jadi.
• Silahkan mengecek email Anda untuk mengetahui informasi penting mengenai blog Anda. Bisa juga langsung membuka blog dengan http://nama-blog-anda.wordpress.com.
• Untuk masuk ke pengaturan blog dapat melalui http://nama-blog-anda.wordpress.com/login.
• Setelah masuk halaman pengaturan blog, untuk mengubah tampilan bisa melalui bagian Tampilan/Presentation, pilih themes sesuai keinginan Anda.

Komputer dan Pendidikan


Tanggung jawab sekolah yang besar dalam memasuki era globalisasi adalah mempersiapkan siswa untuk mengahadapi tantangan-tantangan dalam masyarakat sangat cepat perubahannya. Sala satu dari tantangan yang dihadapi oleh para siswa adalah menjadi pekerja yang bermutu. Kemampuan berbicara dalam bahasa asing dan kemahiran komputer merupakan dua kriteria utama yang pada umumnya diajukan sebagai syarat untuk memasuki lapangan kerja di Indonesia ( dan di seluruh dunia ). Mengingat sekitar 20-30 % dari lulusan SMU di seluruh wilayah Nusantara ini yang melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi, dan dengan adanya komputer yang telah merambah di segala bidang kehidupan manusia, maka dibutuhkan suatu tanggung jawab yang besar terhadap system pendidikan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan kemahiran komputer bagi para siswa kita.

Biaya yang dibutuhkan untuk mempersiapkan belajar komputer di sekolah akan mahal.

  • Bagaimana pemerintah akan mampu membiayai pembangunan ini ?
  • Memberikan apa yang dibutuhkan, bagaimana pemerintah dapat mengelak untuk tidak membiayai pembangunan ini ?
  • Apakah pemerintah harus membiayai secara penuh untuk pembangunan ini ?

Dalam menghadapi masalah ini beberapa sekolah swasta dan negeri yang telah mengambil langkah maju. Pada beberapa sekolah mereka telah membangun hubungan yang sangat erat dengan masyarakat setempat dan melakukan sebuah lompatan yaitu dengan mengundang para masyarakat penyumbang untuk membangun fasilitas dasar komputer. Sekolah ini telah membuktikan bagaimana mengatasi salah satu masalah terbesar dalam pengenalan teknologi ke sekolah-sekolah di Indonesia secara berkesinambungan. Keefektifan system yang berkesinambungan ini sudah tumbuh lama ketika masyarakat setempat memahami bagaimana pentingnya teknologi bagi anak-anak mereka. Dalam hal ini kami telah mempelajari bahwa, sekolah-sekolah yang bekerjasama dengan masyarakat setempat untuk membangun fasilitas cenderung berkembang secara teratur dan juga meningkatkan dukungan dari masyarakat setempat.

Kesinambungan adalah faktor utama. Pada program di masa lalu untuk menyediakan teknologi ke sekolah kebanyakan mencapai sedikit sukses dalam jangka waktu yang cukup lama dan jarang sekali menunjukkan perkembangan. Persyaratan mengenai laboratorium bahasa adalah contoh yang umum. Biasanya ada enam masalah utama, yaitu ;

  • Anggaran untuk perawatan fasilitas awal tidak tersedia.
  • Pelatihan biasanya terlalu spesifik dan tidak berhubungan dengan kebutuhan di lapangan atau perubahan sikap.
  • Tidak tersedianya karyawan untuk perawatan rutin dan pengembangannya.
  • Tidak tersedianya teknisi ahli atau terlalu mahal
  • Materi yang sesuai untuk mengajar tidak tersedia
  • Lemahnya kondisi kerja guru di lapangan mendorong bahwa mereka tidak dapat membagi waktu untuk mengembangkan materi mengajar secara kreatif.

Masalah-masalah ini menjadi lebih luas dalam hal komputer karena tingkat keahlian yang diminta untuk mengembangkan dan merawat fasilitas tersebut sangat tinggi serta kemahiran komputer mempunyai nilai jual yang sangat tinggi pula. Saran untuk memberi pelatihan karyawan di sekolah tidak berlaku dalam konteks yang ada saat ini. Karena siapa saja yang mengembangkan diri untuk mencapai posisi tingkat ahli, mereka di sektor komersil dapat menghasilkan sepuluh kali lipat dari apa yang mereka dapat di sekolah, jadi mungkin saja mereka akan menghabiskan waktu dengan pekerjaan dari luar kantor (hal ini juga menjadi masalah pada karyawan yang memiliki kemampuan di bidang jasa umum).

Bagaimana caranya di beberapa sekolah berhasil membeli komputer, yang mahal dan memerlukan biaya perawatan yang cukup tinggi?

Hanya sedikit sekolah yang berlokasi dilingkungan yang makmur, di mana kelompok orang tua-guru dapat mencapai sejumlah besar uang secara mudah. Walaupun begitu beberapa sekolah yang lain berada di tengah lingkungan di mana tingkat social-ekonominya rendah, tetapi mereka juga berhasil mencapai tingkat yang sama dalam hal pencapaian di bidang pengembangan komputer dan fasilitas lain di lingkungan sekolah mereka. Dua contohnya yaitu SMUN 2 Wonosari di Daerah Istimewa Yogyakarta dan SMUN 23 di Bandung, Jawa Barat. Pendekatan awal yang dilakukan mereka terhadap pengembangan sekolah adalah serupa tapi tak sama. Keduanya menyusun kerberhasilan mereka dengan cara kooperatif dan bekerjasama dengan masyarakat setempat. Walaupun demikian SMUN 2 di Wonosari bergantung kepada penentuan dan pengembangan dari para karyawan itu sendiri. Sedangkan SMUN 23 di Bandung berinisiatif menentukan programnya melalui peranan enterprenur dan mendapatkan sumbangan dari masyarakat dan industri.

Tanpa mengindahkan cara pendekatan yang di tetapkan, sekolah anda dapat memutuskan untuk mengambil beberapa butir penting, yaitu sekolah harus benar-benar obyektif, berkomunikasi pro-aktif terhadap tujuan tersebut, menguntungkan masyarakat setempat dan harus terbuka serta 100 % transparan. Hal ini penting sekali bahwa pengembangan harus direncanakan dengan seksama sehingga meningkatkan kwalitas lulusan pendidikan bagi siswa dapat secara mudah dibicarakan dengan masyarakat. Akan mengherankan sekali jika melihat berapa jumlah dukungan ekstra yang akan dicapai dari masyarakat apabila dibangun suatu "kepercayaan" dan mereka "memahami" akan keuntungannya bagi anak-anak mereka.

Peralatan - perangkat keras apa saja yang diperlukan?

Peraturan yang ada sekarang ini, membatasi jumlah maksimum per kelas untuk 48 siswa. Sementara itu untuk kebutuhan ideal tersebut diperlukan 48 komputer, hal ini menjadi target yang tidak realistis bagi semua sekolah di Indonesia saat ini. Beberapa sekolah telah menunjukkan kepada kami bahwa mereka memulai keberhasilan program ekstra-kurikuler sekolahnya hanya dengan jumlah komputer yang terbatas, melalui penjadwalan ketat. Penulis percaya bahwa target realistis terdekat dalam pertengahan waktu adalah menjadi 24 komputer. Pada kenyataannya hampir seluruh kelas berisi di bawah 48 siswa jadi angka perbandingan bagi siswa terhadap komputer tidak lebih dari 2 :1. Berbagi komputer selama masa awal tahap pelatihan komputer dapat memberikan keuntungan untuk membantu membangun rasa percaya diri dan juga memberikan kesempatan kepada siswa yang lebih mahir, sehingga mereka dapat membantu siswa yang lemah (meningkatkan efisiensi guru). Hal ini bukan berarti sekarang anda harus membeli 24 komputer. Anda bisa memulai program dasar ekstra-kurikuler hanya dengan 2 komputer. Yang terpenting adalah anda memiliki rencana, membuat pengaturan untuk melatih dan memepersiapkan karyawan anda, serta mulai untuk membicarakan masalah komputer tersebut. Penulis pernah mengajar kelas Internet hanya menggunakan satu komputer saja.

Senin, 25 Mei 2009

Penyebab Kegagalan Orang pintar


Jangan heran, jika Anda menemui rekan sekolah Anda yang dulu dikenal pandai dan cerdas namun akhirnya hanya merutuki nasib karena masa depannya yang suram! Apa penyebabnya? Di luar nasib dan faktor 'lucky', banyak hal yang bisa memicu kegagalan orang-orang pintar. Namun berdasarkan wawancara dan survei yang dilakukan pada 200 orang pintar di Amerika, ada enam hal penting penyebab kegagalan bagi mereka. Coba simak:

Kurang ketrampilan social

Seberapa pun hebatnya intelegensi akademis Anda, Anda tetap perlu memiliki intelegensi sosial, seperti kemampuan mendengarkan, peka terhadap perasaan orang lain, memberi dan menerima kritik dengan baik. Orang yang memiliki intelegensi sosial tinggi mampu mengakui kesalahan mereka dan tahu bagaimana membina dukungan tim. Intelegensi sosial bisa diperoleh dengan banyak berlatih.

Tidak cocok

Sebuah kesuksesan memerlukan kecocokan antara kemampuan, bakat, kepentingan, keinginan, kepribadian, dan nilai-nilai dalam pekerjaan Anda. Bila Anda merasa tidak cocok, maka jangan ragu untuk meninjau perilaku pekerjaan dan menyesuaikan atau mengubah pekerjaan Anda selama ini. Bagi beberapa orang, pokok persoalannya adalah seberapa besar resiko yang berani diambil.

Tidak ada komitmen

Sesuatu yang dilakukan setengah-setengah akan memperbesar kemungkinan gagal. Suatu tujuan perlu dibarengi tekad, semangat, dan komitmen yang kuat untuk mencapainya. Kurangnya penghargaan pada diri sendiri merupakan penyebab dasar kegagalan. Untuk bisa ambil bagian dalam sukses, Anda harus yakin bahwa Anda bisa melakukannya.

Kurang fokus

Beberapa orang melakukan terlalu banyak kegiatan sehingga akhirnya tidak melakukan satu pun dengan baik. Fokuskan kembali diri Anda pada apa yang paling baik dilakukan. Sadarilah keterbatasan Anda, tetapkan prioritas, dan susun organisasi usaha Anda.

Kurang menyadari rintangan

Kadang, banyak rintangan tersembunyi yang sulit diperangi. Umur, diskriminasi jenis kelamin dan ras merupakan jenis rintangan yang sering tidak disadari. So, Anda harus meninjau kembali, berdasarkan analisa yang benar mengenai situasi, untuk merebut kembali kontrol atas kehidupan dan masa depan Anda.

Kemalangan

Siapapun tidak bisa menolak adanya takdir, entah itu takdir baik atau buruk. Dan siapa pula yang bisa menolak ketika kemalangan itu harus Anda alami? Seandainya ini terjadi, yang harus Anda lakukan, jangan menyalahkan diri sendiri! Ingat, meski tak bisa menolak kemalangan itu, namun selalu ada jalan untuk memperbaikinya.

Pada akhirnya, kegagalan bukanlah 'jalan buntu' untuk mencapai sukses. Kesempatan datang silih berganti.
Jika hari ini Anda gagal, mungkin besok Anda akan sukses. Jika Anda mampu berpikir jernih mengenai kegagalan dan menyadari bahwa dalam hidup ini selalu ada pilihan, Anda akan bisa menyikapi sebuah kegagalan sebagai pelajaran yang berharga. Ingat, tak ada orang yang lebih bodoh selain tidak bisa memetik pelajaran dari sebuah kegagalan. By ReNdrY

Menumbuhkan Sikap Mental Positif


Tahukah anda apa rahasia dibalik kesuksesan para profesional? Selain kecerdasan dan kemampuan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan, ternyata ada hal mendasar yang sangat berpengaruh bagi kualitas kesuksesannya. Hal mendasar tersebut adalah sikap mental positif. Lalu apa yang dimaksud sikap mental positif? Menurut para psikolog dan pakar karir, sikap mental positif sangat erat kaitannya dengan kepribadian yang menarik.

Di bawah ini adalah daftar kepribadian menarik yang membuat mental anda positif:
*Fleksibel
Dapat beradaptasi dengan cepat dalam keadaan darurat sekalipun, tanpa kehilangan kendali merupakan ketrampilan yang signifikan dalam mencapai kesuksesan. Dengan bersikap fleksibel, anda mudah beradaptasi dengan lingkungan apapun dan dengan siapapun. Bersikap fleksibel selama tidak merombak prinsip dan kepribadian, anda tidak akan dicap seperti bunglon.

*Sopan
Sikap yang satu ini merupakan kualitas diri yang menguntungkan dimanapun anda berada. Kesopanan merupakan kebiasaan menghargai perasaan orang lain dalam suatu kondisi. Sebenarnya kesopanan bukanlah hal yang sulit dilakukan. Sayangnya, saat ini kesopanan merupakan hal yang langka di tengah-tengah kondisi yang semakin menuntut anda bersikap individual. Padahal kebiasaan sopan akan membuat anda mudah mengontrol diri dan menguasai emosi. Dan sikap ini tentu saja sangat dibutuhkan dalam kesuksesan rangka menggapai
*Toleransi
Toleransi adalah bersikap fair dan menghormati setiap perbedaan apapun, baik opini, tingkah laku dan kebiasaan. Dengan toleransi anda semakin kaya keanekaragaman dunia. Sedangkan semakin tidak toleran, anda semakin tertutup terhadap setiap perbedaan. Dan ini sama saja dengan menutup potensi pikiran anda. Karena anda dapat berkembang diantaranya jika anda siap menerima gagasan dan perbedaan baru.

*Humoris
Humor diyakini dapat mengatasi masalah apapun yang melilit kehidupan anda. Karena humor yang wajar akan membuat anda menjadi pribadi yang fleksibel dan mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi dan lingkungan. Humor membuat anda mudah tersenyum di tengah ketegangan hidup. Hal ini berdampak bagus bagi perkembangan mental anda yang secara tidak langsung mempengaruhi kesuksesan anda.


*Rendah hati
Sikap congkak, sombong, dan egois tidak akan ditemukan pada orang-orang yang berkepribadian menarik. Sikap rendah hati membuat anda ‘care’ dan mau mendengarkan orang lain. Orang yang rendah hati mudah menghargai orang lain dan akan dihargai orang lain.



* Sportif
Bersikap sportif artinya mau berkompetisi secara sehat dan fair. Biasanya orang yang sportif jika menang tidak akan besar kepala dan jika kalah tidak akan mengeluh apalagi menggerutu. Dengan demikian orang lain akan menaruh hormat dan respek kepada anda. Sikap inilah yang wajib dimiliki oleh para atlit dalam upaya menggapai prestasi dan kemenangan. Begitu juga jika anda ingin meraih sukses dalam karir anda selama ini.

* Hangat

Bersikap hangat sebenarnya merupakan ketrampilan yang sederhana. Namun seringkali diabaikan oleh banyak orang. Padahal sikap hangat pada orang lain mencerminkan sikap antusias, percaya diri, dan kooperatif. Hal ini tentu saja merupakan bagian dari hal yang diperlukan dalam rangka mencapai sukses.

Jika anda sudah mengetahui sikap mental positif tadi, cobalah analisa sikap anda pribadi, apakah anda sudah memiliki semua sikap di atas atau belum. Dengan demikian, anda dapat mengetahui kapasitas dan kualitas diri pribadi. Jika sudah, berarti anda sudah siap mencapai sukses yang anda inginkan. Tapi jika tidak, sebagai kompensasinya belajarlah untuk memperbaiki kualitas diri dengan menumbuhkan sikap mental positif tersebut. Tetapi patut anda ingat, sikap mental positif anda tentu saja harus dibarengi oleh intelegensia yang memadai dan wawasan yang luas. By ReNdrY

4 Tahap Memperoleh Beasiswa Pendidikan

Memperoleh Beasiswa tidaklah mudah, namun juga bukan hal yang mustahil. Yang perlu Anda perhatikan adalah bagaimana cara melalui tahap demi tahap seleksi dengan baik. Setiap Tahap membutuhkan perhatian yang berbeda. Jadi, ketepatan persiapan pada tiap tahap akan semakin membuka peluang Anda dalam memperoleh Beasiswa

Secara umum tahapan untuk mendapatkan beasiswa ada 4 tahap, yaitu:

1. Menentukan Pilihan Beasiswa

Tahapan ini sangat krusial. Pilihan yang Anda tentukan tidak hanya mempengaruhi Anda akan lulus atau tidaknya beasiswa, tetapi juga menentukan masa depan Anda. Hal yang paling penting dalam menentukan pilihan adalah kesesuaian dengan minat Anda. Kesesuaian pilihan dengan minat Anda akan meningkatkan semangat juang Anda dalam persaingan.

Jangan memilih suatu bidang studi atau tawaran beasiswa hanya karena trend. Fokuslah pada cita-cita Anda. Bidang studi atau tawaran beasiswa yang tidak sesuai dengan cita-cita atau minat Anda hanya akan membuang-buang waktu. Jangan silau dengan besarnya nilai beasiswa atau kesempatan pergi ke luar negeri.

2. Mengajukan Aplikasi

Aplikasi yang dikirimkan adalah kontak pertama Anda dengan intitusi pemberi beasiswa. Aplikasi Anda harus mampu menunjukkan kualitas Anda. Jangan lupa, di meja petugas seleksi ada ribuan atau puluhan ribu aplikasi lain bersama aplikasi Anda sendiri.

Setiap bagian aplikasi mulai dari data personal, riwayat karir, statement, hingga referensi harus membuat Anda berbeda dari pengaju aplikasi lainnya.

3. Tahap Seleksi

Tahap seleksi, berapapun tahapnya, adalah proses mencocokkan impresi petugas seleksi terhadap dokumen Anda dengan kenyataannya. Jadi dalam proses tersebut misi Anda adalah menunjukkan apa yang Anda tulis atau malah lebih baik.

Jangan sampai terjadi hal sebaliknya, apa yang Anda tulis ternyata tidak seindah aslinya. Untuk itu, hindari memberi keterangan palsu dalam aplikasi.Juga, hindari meminta orang lain menuliskan aplikasi Anda. Karena dengan demikian Anda tidak akan mampu menjiwai aplikasi Anda.

4. Pre-departure preparation

Proses ini adalah tahap akhir dari perjuangan Anda memperoleh beasiswa. Biasanya pada tahap ini dilakukan pemantapan terhadap kemampuan bahasa Anda. Pada beberapa program, tahap ini juga menekankan pada pemberian pemahaman budaya di negara yang bersangkutan.

Pada tahapan ini sudah bisa dipastikan 90% Anda akan siap berangkat.(n3)

By ReNdrY

Perpustakaan Sekolah apakah hanya jadi “Gudang Buku” !

Kebiasaan ini belum merubah di kebanyakan sekolah sampai sekarang.Padahal Perpustakaan Seharusnya Sebagai “Jantung Sekolah“.Banyak siswa-siswi belajar dalam keadaan sulit di rumah, karena tempatnya sempit, ada adik-adik yang suka menggangu, mereka sering harus belajar di meja makan sesuai dengan waktu tidak dipakai, mereka tidak dapat belajar bersama teman-teman sekelas, dll.
Mengapa perpustakaan sekolah tidak buka satu sampai dua jam setelah jam kelas? Misalnya tutup jam 3 atau 3.30. Dari pengalaman kami alasan-alasan yang muncul adalah banyak! Masalah yang disebut termasuk; biaya karyawan, sekuriti, kendaraan untuk siswa, dll. Tetapi tidak ada alasan sebenarnya, dan untungannya untuk siswa-siswi kalau buka adalah banyak!
Perpustakaan juga sangat cocok untuk sebagai tempat di mana siswa-siswi dapat mengakses sumber-sumber informasi di Internet di luar jam kelas karena di awasi (melindungi siswa-siswi dari situs, kekerasan, porno, dll), dan siswa-siswi dapat dibantu oleh pustakawan/wati tanpa kebutuhan staf khusus.
Sering perpustakaan diurus oleh karyawan Tata Usaha (TU). Kita hanya perlu salah satu staf TU yang masuk 2 jam lebih siang dan pulang 2 jam lebih sore, tidak kena biaya. Kalau ada staf perpustakaan yang khusus - dibuat shift saja. Seringkali masuk lebih siang dan pulang lebih sore adalah keadaan yang cocok untuk anggota staf tertentu.
Yang kami melihat, di kebanyaan sekolah staf sekuriti sudah bertugas sampai sore. Kalau tidak, sistem shift juga dapat dilakukan.
Kalau masalahnya ada kendaraan, ini dapat dinegosiasi oleh staf sekolah. Biasanya bisnis dari siswa-siswi sekolah adalah sangat penting kepada perusahaan kendaraan, supir angkot, tukang becak, atau tukang ojek, dan mereka akan fleksibel.
Kami belum membahas hal “jumlah atau jenis koleksi buku”, yang biasanya sangat kurang. Tetapi selama perpustakaan sekolah hanya sebagai “gudang buka” jumlah buku dan peraturan buku (Sistem/Katalog) tidak termasuk hal-hal utama.
Kita harus berjuang untuk mengatasi isu-isu (1-8 di atas yang tidak kena biaya) dan meningkatkan minat, kesempatan, dan kebiasaan baca. Kalau belum, perpustakaannya akan gagal sebagai jantung sekolah. Kebiasaan baca adalah kunci untuk mengembangkan pengetahuan dan pendidikan kita terus selama hidup (lifelong learning).
“Perpustakaan Online” tidak sebagai pilihan yang rialistik untuk mayoritas siswa-siswi tingkat sekolah (atau masyarakat) di Indonesia karena mereka tidak punya komputer atau akses ke Internet di rumah. Waktu untuk menggunakan komputer di sekolah adalah sangat terbatas, dan untuk “print” (cetak) dokumen-dokomen atau ebook dari Internet adalah sangat mahal dibanding dengan pinjam buku dari perpustakaan “yang gratis”.
Buku-buku di perpustakaan sekolah dapat dipinjam dan dibaca kapan saja, di mana saja (di becak, di tempat tidur), dan buku-buku perpustakaan sekolah dapat “diakses oleh semua siswa-siswi secara adil”. Ayo, membangun perpustakaan sekolah yang lengkap dengan akses di luar jam kelas.
(oleh :ReNdrY)

Nikmatilah Pekerjaan Anda



Mungkin Anda memperoleh imbalan gaji yang tinggi atas prestasi kerja yang Anda capai. Selain itu, Anda juga memperoleh jatah cuti tahunan atas biaya kantor, izin karena sakit, biaya rumah sakit dan tunjangan pensiun.

Namun, semua itu belum menjamin bahwa Anda akan menyukai pekerjaan itu. Apabila Anda sendiri tidak dapat menikmati segala sesuatu yang Anda kerjakan, masih perlu dipertanyakan apakah Anda dapat mencapai prestasi yang tinggi dalam bidang pekerjaan yang bersangkutan.

Sebagian besar orang sukses adalah mereka yang mampu untuk menikmati apa yang mereka kerjakan.kegembiraan di dalam kehidupan pada hakikatnya berasal dari keterlibatan secara kreatif dan menyeluruh di dalam suatu tugas atau kegiatan, jadi bukannya dari kepuasaan eksternal sebagai hasil pelaksanaannya.


Dengan menikmati pekerjaan, itu berarti Anda memiliki keseimbangan, yakni antara tanggung jawab untuk mencapai tujuan dan kepuasan batin. Selanjutnya, kepuasan eksternal dalam jangka panjang.

Apabila Anda tidak menyenangi pekerjaan Anda, segera berhentilah bekerja dan cari pekerjaan lain yang lebih tepat bagi Anda, dan lebih memungkinkan untuk dinikmati.

Jelas semua pekerjaan mempunyai aspek yang menyenangkan dan juga segi-segi yang tidak menyenangkan, tetapi apabila kemudian Anda menyadari bahwa suatu pekerjaan itu pada dasarnya, atau secara inheren, memang tidak memenuhi selera Anda, maka disarankan Anda untuk segera mencari lapangan pekerjaan lain yang sekiranya lebih menyenangkan. Meski pada awalnya mungkin Anda ragu-ragu, dijamin Anda tidak akan menyesal.

Nah, mudah-mudahan artikel di atas bermanfaat bagi Anda. Pilih mana, nikmatilah pekerjaan atau tinggalkan? Keputusan ada di tangan Anda! Anda setuju? (GCM/SW)

3 Langkah Halau Kebosanan Kerja


Bosan kerja memang sering menghinggapi Anda yang sedang berkarir. Penyebabnya pun beragam. Mungkin saja pekerjaan tersebut sudah tidak lagi menantang dan menjadi suatu rutinitas yang begitu mudah dan cepat diselesaikan. Pernahkah Anda bertanya pada diri sendiri "Apa yang bisa Anda kerjakan selanjutnya?" Anda mulai merasa seperti 'tidak ada kerjaan', dan bertambah bodoh.

Sementara itu rekan kerja lainnya mengalami kelebihan beban pekerjaan dan pekerjaan mereka bukanlah bidang yang Anda kuasai. Kalau pun Anda menawarkan bantuan, rekan kerja Anda mungkin bingung untuk memberikannya.

Menghadapi situasi demikian, secara normal Anda tentu merasa 'tidak enak hati' dan tidak jarang timbul rasa bersalah, baik pada diri sendiri, rekan kerja, maupun pada perusahaan. Memang Anda bisa saja menyiasati hal ini dengan berpura-pura sibuk, tapi sampai kapan? Bagaimana kalau ketahuan lalu ditegur oleh atasan Anda, bukankah hal ini memalukan? Kalaupun atasan memang mengetahui hal ini tetapi tidak menegur, tetap saja hati nurani kita yang menegur. Jika atasan Anda tahu akan kondisi yang Anda hadapi bisa jadi atasan Anda tersebut memberikan pekerjaan lain yang mungkin bukan bidang yang Anda kuasai dan Anda tidak menyukai pekerjaan tersebut.

Lantas langkah apa yang harus Anda lakukan? Berikut Anda simak 3 langkah yang diperkenalkan e-psikologi:

Langkah positif
Jika Anda merasa sudah sangat nyaman bekerja di perusahaan yang sekarang ini, dan Anda merasa bahwa jika Anda harus pindah kerja berarti harus melalui proses adaptasi lagi, maka langkah terbaik adalah mengembangkan kemampuan diri Anda pada bidang lain sehingga dapat mengerjakan tugas yang diberikan atasan Anda.

Suka atau tidak, Anda pelajari saja semua pekerjaan yang diberikan oleh atasan Anda tersebut. Tentu saja semua itu harus dilakukan dengan pikiran positif bahwa Anda dapat memperkaya keahlian dan kemampuan Anda yang sudah ada, dan akan menjadi nilai tambah bagi diri Anda, jika suatu hari nanti Anda dipromosikan ke jabatan baru atau pada saat Anda melamar pekerjaan di tempat lain.

Jika memang Anda tidak diberikan tugas-tugas tambahan oleh atasan Anda, karena mungkin dia tidak tahu bahwa Anda sedang "tidak ada kerjaan" maka cobalah secara proaktif Anda datang kepada atasan Anda tersebut untuk menjelaskan keadaan yang sedang Anda alami dan cari jalan keluarnya bersama-sama.

Langkah netral
Jika ternyata tugas-tugas Anda memang sudah terselesaikan dengan baik dan Anda masih saja merasa bahwa Anda kurang beban ditambah lagi atasan Anda tidak tahu harus memberikan tugas apa lagi untuk Anda, maka demi menjaga agar Anda tetap mempunyai kegiatan kerja, maka Anda harus senantiasa memberikan bantuan pada rekan lain yang sedang kelebihan beban kerja. Meskipun bidang pekerjaan mereka tidak Anda kuasai, Anda bisa membantu sebagian dari pekerjaan mereka, misalnya administrasi pekerjaan tersebut.

Langkah ekstrim
Bila kedua alternatif di atas tetap tidak memuaskan Anda dan ditambah lagi bahwa Anda merasa mempertahankan pekerjaan yang ada sekarang sudah tidak banyak gunanya karena hanya akan membuat Anda merasa bertambah bodoh dan semakin bodoh, maka itu artinya Anda harus bersiap untuk keluar dan mulai mencari atau melamar pekerjaan diperusahaan lain. Langkah ini harus Anda tempuh sebelum kejenuhan tersebut membuat Anda menjadi stress dan kemudian mengalami depresi.

Bagaimana, apakah saat ini Anda sedang bosan dalam bekerja? Tips di atas dapat membantu Anda dan selamat mencoba! (GCM/SW)